Blogger Subscribe LensaAsa BingkaiBuana

Kopi, Warungnya, dan Yang Meminumnya


Meminum kopi sekarang bukan lagi sekedar untuk menghilangkan rasa kantuk. Minuman yang berasal dari biji kopi ini –terlepas dari kandungan kafeinnya yang menjadi perdebatan– telah menjadi sebuah gaya hidup. Penyajian kopi yang kian praktis sekarang ini, yang hanya dengan kemasan sachet dan tinggal menuangi dengan air panas, sebenarnya tidak menjadi istimewa karena dapat dengan mudah dilakukan di rumah. Tetapi yang menjadikan meminum kopi menjadi gaya hidup tersendiri adalah kebiasaan sebagian masyarakat yang menjadikannya sebagai sarana bersosialisasi. Mereka berkumpul minum kopi di hotel dan restoran terkenal, di cafe-cafe dan kedai-kedai kopi  ternama, hingga (yang banyak) di tepi-tepi jalan dan lesehan di trotoar.
Sosialisasi semacam inilah yang menciptakan obrolan yang santai sampai serius. Dari sekedar berbasa-basi hingga negoisasi bisnis. Dari perbincangan tentang rutinitas sehari-hari, mencurahkan keluh kesah, merencanakan sesuatu, juga meminta saran dari teman. Untuk bercanda tawa dan bersendau gurau, saling ejek dan olok, saling puji dan kagum, bahkan kritik terhadap kebijakan pemerintah. Obrolan pada warkop (kita sebut saja demikian) menjadikan aktivitas ngopi sebagai sesuatu yang jangan sampai dilewatkan dan harus selalu diagendakan.
Dari subyektivitas pandangan masing-masing orang yang berbeda-beda, ada anggapan bahwa kegiatan ngopi ini dapat melahirkan sifat malas. Seseorang dapat berlama-lama hanya untuk duduk di sebuah warkop, bahkan dengan isi cangkirnya yang telah kosong. Anggapan semacam ini melihat bahwa masih banyak yang dapat dilakukan daripada hanya duduk di warkop. Belum lagi kebiasaan ngopi yang dilakukan pada malam hari hingga begadang sampai larut.
Dari berbagai anggapan yang ada yang jelas adalah bagaimana kita dapat mengatur waktu. Tidak ada salahnya kita meluangkan waktu untuk ngopi di warkop, tapi jangan sampai lupa waktu dan mengesampingkan hal-hal lain.
Setiap saat setiap waktu kamu selalu menemani aku, meskipun hitam tapi banyak yang suka, bersama teman-teman ku menikmatimu ( Join Kopi – Blackout ) Dan nantikan obrolan teman-teman di warkop pada postingan berikutnya.

Mari Berjalan Kaki


     Aktivitas berjalan kaki tentunya bukan hal yang asing dan hal yang sangat biasa kita lakukan. Dan berjalan kaki ini bisa menjadi aktivitas olahraga yang selain murah tentunya bermanfaat. Berjalan kaki yang dilakukan dengan cepat atau tergopoh-gopoh / terburu-buru secara nyata dapat memberi manfaat bagi kesehatan.
     Mulai dari mencegah serangan jantung, mencegah stroke, mencegah diabetes, mencegah osteoporosis, meredakan osteoarthiris bisa didapat dari berjalan kaki. Selain itu dapat membuat berat badan stabil dan menurunkan berat badan. Berjalan kaki juga dapat mengurangi depresi, obat anti-depresan yang harus diminum oleh pasien dengan status depresi dapat digantikan dengan berjalan kaki. Kanker usus besar dapat dibatalkan dengan berjalan kaki, karena peristaltik usus menjadi lancar sehingga buang air besar menjadi teratur. Risiko kanker payudara dapat berkurang karena dengan berjalan kaki timbunan lemak akan berkurang dan akan menjadi sumber estogen.
Tidak ada penelitian dan studi yang menyebutkan bahwa berjalan kaki mempunyai efek negatif. Juga tidak ada yang menyatakan bahwa berjalan kaki menyebabkan kemacetan, pencemaran lingkungan, dan pemborosan bahan bakar. Jadi marilah jadikan berjalan kaki sebagai olahraga yang menyenangkan karena selain murah juga bermanfaat bagi kesehatan.
     Tentunya untuk memperoleh manfaat-manfaat tersebut, berjalan kaki harus dilakukan secara rutin. Sekali lagi harus rutin, jangan hanya untuk menyemarakkan peringatan World Walking Day saja. Selamat menyemarakkan Hari Berjalan Kaki Sedunia, tentunya dengan berjalan kaki dan Selamat hidup sehat, tentunya juga dengan berjalan kaki.

Mengikuti Keceriaan Anak-Anak

"Tengoklah ke belakang 'nak, masih ada seekor yang tertinggal."

Seri Untuk Pemula

                Secara tak sengaja saat saya melewati suatu rak di sebuah toko buku, saya melihat sebuah buku dengan judul Panduan Menguasai Komputer Dalam Waktu Singkat Untuk Pemula, saya berpikir tentu anak kecil yang baru belajar komputer saja yang membutuhkannya dan saya akan segera meninggalkan rak ini. Namun sesaat saja pikiran saya berubah, saya ingin membelinya untuk teman kerja saya yang sedikit-sedikit tapi sering, selalu meminta bantuan bahkan untuk meng-copy kemudian mem-paste file pada komputernya.
                Pada rak lain masih di toko buku itu, saya temukan pula Bimbingan Membina Rumah Tangga Yang Baik Untuk Pemula. Saya pikir ini cocok untuk saya berikan pada sahabat saya yang baru menikah. Sambil menunggu penerbit yang semoga saja juga menerbitkan Menjaga Hubungan Yang Baik Dengan Mertua Untuk Pemula. Ada sedikit keraguan bagi saya untuk membawanya dan kemudian membayarnya, canggung rasanya bila kasir mengetahui buku-buku yang saya pilih. Tapi akhirnya fase ini terlewati juga dan ingin rasanya segera memberikan buku-buku ini pada mereka.
                Tidak beberapa lama terlihat juga efek positif pada teman sekerja dan sahabat saya tersebut. Hal ini mendorong saya untuk mencari buku sejenis untuk saya persembahkan bagi orang-orang di sekitar saya. Ada Menjadikan Lingkungan Asri Untuk Pemula yang saya berikan untuk tetangga samping rumah agar selokan di depan rumah tidak mampet lagi. Juga untuk tetangga saya yang lain ada Melatih Hewan Peliharaan Untuk Pemula dimana pada salah satu bab ada cara melatih kucing untuk tidak buang air di sembarang tempat. Menghitung Dengan Cepat Untuk Pemula yang saya berikan pada kasir di minimarket dekat rumah. Memasak Enak Untuk Pemula saya berikan bagi pemilik kantin di kantor. Mendidik Anak-Anak Dengan Penuh Cinta Untuk Pemula yang secara diam-diam saya berikan pada ayah saya. Dan masih banyak lagi.
                Sekarang saatnya menantikan orang-orang di sekitar saya dapat berubah dan sembari saya terus mencari buku sejenis. Kali ini saya berharap dapat menemukan Cara Membuat Bawahan Selalu Bahagia Untuk Pemula yang bisa menjadi koleksi atasan saya.
                Dan tibalah pada suatu hari saya mendapat bingkisan tanpa saya tahu siapa pengirimnya, berisi sebuah buku yang belum pernah saya lihat sebelumnya, Menjalin Hubungan Tanpa Mencampuri Urusan Orang Lain Untuk Pemula.